Hot News
Panti Asuhan Aisyiah Sungayang harus hapal Alquran Minamai 3 Zus »Laporan : Mustafa akmal Batusangkar,—Panti asuhan Asiyiah Sungayang merupakan salah satu panti yang tertua di Kabupaten Tanahdatar Kehadirannya juga tidak terlepas dalam pergerakan perserikatan amal muhammadiyah di Kecamatan Sungayang. Panti tersebut setelah terbentuk Kepengurusan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sungayang, yaitu tepatnya pada tanggal 14 April 1964, Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sungayang dan kemudian dilanjutmnya dengan membentuk Pengurus Anak Yatim, Yatim Piatu, Miskin dan Anak terlantar pada bulan Oktober 1964 yang waktu itu diketuai Nurman. Dalam perkembangan keberadaan panti asuhan aisyah sudah mulai dirasakan masyarakat ujar Ketua panti asuhan Aisyiah Yusneli didampingi sekretaris Nasril Bahkan tidak itu anak anak yang kita asuh tidak saja dari sungayang juga berasal dari berbagai Nagari di Kabupaten tanahdatar dengan jumlah anak anak binaan seluruhnya Jumlah anak asuh sekarang 26 Orang. ( 7 Laki – laki 19 Perempuan Dengan status : Yatim 3, Piatu 2, Miskin 17, Anak Pembina 4, yang Berasal dari Nagari Andalas 3, Tanjung 1, Sungai Patai 1, Minang Kabau 1, Situmbuk 4, Koto Hiling 1, Tanjung Baru 1, Supayang 1,parianmGan 1, Sungai Tarab 1, Sungayang 11 Orang. Dalam pembinaan yang dilakukan di Panti asuhan dari hasil pendidikan yang mereka terima disekolah seperti MTsN, SLTP, MAN dan SMAN semua anak anak panti tersebut nilai masuk 10 besar bahkan diantara mereka juga selalu meraih berbagai prestasi kejuaraan baik dalam bidang keagamaan maupun lomba OSN yang diadakan disekolahnya sedangkan untuk puteri kita berikan belajar menjahit dan sulaman indah Disamping memberikan perhatian dan pembinaan khusus kepada mereka berlajar malam hari sedangkan selama bulan ramadhan ini anak anak kita ajarkan mereka membaca alquran menimal satu juz tiap hari dan juga mengajarkan mereka bisa tahfiz meski program tahvid itu baru kita program tapi kita bertekad anak anak panti ini kedepan juga bisa hapal alquran setelah meninggalkan Panti asuhan aisyah. Sementara dari pendanaan, untuk panti bantuan yang mereka terima disamping bantuan dari infaq dan mesjid dan Mushala yang ada di Kabupaten Tanahdatar juga berasal dari bantuan lain seperti dari Yayasan Dharmais sebesar Rp 4 juta per triwulan, bantuan dari kementerian social sebesar Rp 10 juta setahun dan Rp 2 juta untuk uang pembinaan karena bantuan kementerian social itu, bantuan beras dari dinas Sosial Sumatera barat sebesar Rp 1.380 kg disamping bantuan APBD Tanahdatar namun untuk bantuan APBD Tanahdatar sampai saat ini belum cair ujarnya Yusneli lagi. Tapi untunglah sejak berapa tahun belakangan ini kita mulai mengembangkan usaha produktiv yang sebelumnya berasal dari dana Usaha ekonomi prodoktiv Dinas social yang kita belikan untuk empat buah tenda Kemudian ditambah bantuan lain dari perantau lima shet alat pelaminan bantuan Hj Yusna Masri dan bantuan itulah yang sedikit membantu usaha pengurus dalam mengalami kesulitan dana karena dari penyewaan tenda tersebut rata-rata satu bulan pemasukan itu bisa mencapai Rp 4 juta Namun dukanya setelah tenda dipakai ada juga yang tidak membayar biaya tenda tersebut walaupun sudah berkali kali diminta disisi lain dengan adanya bantuan produktiv yang kita miliki tersebut j mulai berkurangnya bantuan dari donator, jika tidak ada dana itu tentu sulit bagi kita memenuhi kebutuhan keperluan anak anak panti i dan mereka juga berharap bantuan dari perantau dan donator lain dari sungayang untuk tetap memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan panti asuhan dalam mendidik anak anak keluarga yang berasal dari anak yatim, piatu dan juga dari keluarga miskin ujarnya dengan penuh harap  Monday, 29 June 2015 02:05
batas

Mengenal Makanan Khas Lamang Tapai Lima Kaum

kabaluhakLaporan : Mustafa akmal

Batusangkar----Jika anda berkunjung ke Kabupaten Tanahdatar, atau lebih dikenal dengan pusat kerajaan Pagaruyung, jangan anda lupa mampir ketempat masakan kuliner daerah tersebut yang terkenal dengan lamang tapainya.

    Untuk mencari tempat penjualan lamang tapai tersebut anda tidak usah binggung dan jika anda pakai mobil anda turun saja di Kota Batusangkar atau dijalan utama Sokernarto hatta dan kepada siapa saja anda bertanya mereka akan bisa menunjukan tempat penjualan lamang tapai tersebut dan jika anda memakai kendaraan anda dijalan raya tersebut maka tukang parkir akan menunjukan lokasi penjualan lamang tersebut kepada anda atau hanya sekitar 50 meter anda sudah sampai di tempat penjualan lamang tapai tersebut.

    Lokasi penjualan lamang tapai tersebut disediakan khusus bagi anda yang membeli lamang khas lima kaum tersebut dan juga tidak banyak yang berjualan lamang dikota tersebut dan diperkirakan hanya tujuh orang pedagang lamang tapai yang semuanya kaum ibu-ibuk yang sudah berusia lanjut dan disitulah anda akan bisa membeli lamang tapai tersebut.dan bisa menemukan makanan khas yang menjadi keinginan anda dan makanan lamang tapai tersebut bisa anda dapatkan dengan harga bervariasi

  Namun kalau minggu pertama ini ujar salah seorang penjual   penjual lamang tapai  Nuryana (56 th)  penjual lamang tapai asal Lima Kaum yang  mengaku sudah hampir 20 tahun  belum begitu banyak dan baru 15 hari menjelang lebaran puasa mereka juga kewalahan membeli pembeli apalagi jika sudah mendekati hari lebaran permintaan terus bertambah dan sudah banyak pesanan yang datang baik waktu kepasar maupun kerumah,karena pesanan itu pada umumnya mau dibawa dikirim kepada keluarganya ke Jakarta,Padang dan kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat

    Sedangkan harga lamang  harganya juga bervariasi dan jika mengambil satu batang seharga Rp.38.000.- dan batang kecil Rp.30 juta, tapi jangan anda khawatir kalau ingin mencoba untuk berbuka saja bisa membeli Rp.5.000.- dengan tapai sedangkan untuk tapai saja segelas kecil Rp.3.500.- semua tentu tergantung selera anda

    Sementara lamang tapai itu tuturnya bercerita tentang cara membuat khas lamang tapai tersebut dibuat dari beras ketan ini dipadu dengan kuah dari tapai ketan hitam. Dan Bahan utamanya, beras ketan putih, sedikit garam, santan kelapa, dan daun pandan. Untuk membuatnya diperlukan sebilah ruas bambu muda. dan Setelah dicuci, beras ketan putih itu dicampuri santan kelapa dan daun pandan serta diberi sedikit garam. Lalu, dimasukkan ke buluh bambu kira-kira sepanjang 60 sentimeter, yang di dalamnya sudah dilapisi daun pisang. Dibakar di atas tungku hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan dinginkan.

   Untuk kuahnya, ada tapai yang terbuat dari ketan hitam yang dikukus. Lalu taburi ragi yang telah dihancurkan hingga jadi bubuk. Ditutup dengan daun pisang. Didiamkan selama tiga hari di tempat yang kering, lalu jadilah tapai ketan hitam dan , Lamang terasa lezat dan manis, bercampur sedikit rasa asam. Lamang tapai ini juga mengeluarkan aroma khas, menggugah selera untuk berbuka dan selamat menikmati

.